وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا إِلَيْهَا
Di antara tanda kebesaran-Nya ialah diciptakan-Nya pasangan hidup dari golongan kalian sendiri, agar hati kalian condong dan merasa tenteram kepadanya, serta dijadikan-Nya rasa kasih dan sayang di antara kalian. Sesungguhnya semua itu menjadi tanda kebesaran Allah bagi kaum yang mau berpikir.


Putri sulung dari
Bapak Dikdik Sadikin, A.Md., S.H.
& Ibu Nia Kurniasih
Kami mulai mengenal satu sama lain lewat media sosial, mengobrol panjang tanpa pernah benar-benar tahu nama satu sama lain. Sebelum bertemu langsung, Adit lebih dulu meminta izin datang ke rumah untuk berkenalan dan berpamitan kepada orang tua Zahra — momen kecil yang membuat Zahra langsung yakin, dialah orangnya. Pertemuan pertama kami pun berlangsung di tempat yang tak terduga: sebuah playground anak-anak, tempat rasa canggung berubah jadi tawa, seakan kami sudah lama saling mengenal.
Enam bulan terasa begitu singkat, namun cukup untuk meneguhkan keyakinan kami satu sama lain. Di hadapan kedua keluarga besar, Adit dengan rendah hati menyampaikan niatnya untuk melamar Zahra. Di tengah suasana haru dan senyum yang tak tertahan, komitmen kami pun resmi terikat — untuk saling menuntun dan merawat masa depan bersama.
Kini, segala rindu dan doa kami bermuara pada satu hari yang sakral. Dengan mengharap ridho dan izin Allah SWT, kami siap mengikat janji pernikahan yang suci. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan ini, dan berkenan mengiringi langkah kami menuju babak kehidupan yang baru.
Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk mengenakan busana dengan nuansa soft pastel, agar selaras dengan tema perayaan kami.
Mohon konfirmasi kehadiran melalui RSVP di bawah ini. Sambil mengisi, kami sangat berharap mendapat doa, restu, dan ucapan bahagia dari Anda.
Kehadiran & doa Anda adalah hadiah terindah bagi kami.
Terima kasih.
Kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i adalah hadiah terbesar bagi kami. Namun jika ingin memberikan tanda kasih, dapat melalui: